Senin, 23 Maret 2020

“ SCRAMBLE” Pecahkan Kesulitan Belajar Lapisan Bumi


Belajar materi Lapisan Bumi sebenarnya mudah karena materi hafalan. Namun, peserta didik mengalami kesulitan dalam mengenal beberapa istilah asing dalam materi tersebut. Karena istilah asing dalam materi Lapisan Bumi tidak ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya : subduction zone, magnitude, granit, metamorf dan lain-lain. Bagi peserta didik istilah-istilah tersebut tidak familiar.  Sehingga peserta didik kesulitan dalam memahami dan mengingatnya. Sementara esensi materi Lapisan Bumi sangat penting karena di dalamnya mempelajari tentang atmosfer, litosfer dan hidrosfer. Di dalam atmosfer dipelajari tentang lapisan atmosfer, tekanan udara, suhu di atmosfer, dan lapisan ozon. Sementara di dalam litosfer dan hidrosfer dipelajari tentang struktur bumi, teori lempeng tektonik, gempa bumi dan gunung berapi.
            Untuk mengatasi kesulitan belajar materi lapisan Bumi klas VIIB SMP Negeri 1 Andong, Boyolali akan menggunakan metode pembelajaran yang menarik bagi peserta didik, karena di dalamnya ada unsur permainan yang menggunakan ketrampilan tertentu, kerjasama yang baik dalam satu kelompok, dan menuntut peserta didik berfikir kritis untuk menyelesaikan soal lapisan bumi.
Scramble merupakan model belajar yang menarik dalam mempelajari materi Lapisan Bumi. Scramble berasal dari bahasa Inggris yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti ‘perebutan’, ‘pertarungan’, atau ‘perjuangan’. Metode Scramble adalah salah satu permainan bahasa yang merupakan suatu aktivitas untuk memperoleh keterampilan tertentu dengan cara menggembirakan. Scramble kata yakni sebuah permainan menyusun kata-kata  dan huruf-huruf yang telah dikacaukan letaknya sehingga membentuk suatu kata tertentu yang bermakna. Misalnya soreftam=atmosfer. Peserta didik harus mampu berfikir kritis karena harus membolak balikkan huruf dari jawaban sehingga menjadi jawaban yang tepat dan benar. (Chusnul Chotimah, 2018 : 288).

Scramble merupakan model pembelajaran kooperatif yang menggunakan penekanan latihan soal berupa permainan yang dikerjakan berkelompok. Metode pembelajaran ini perlu adanya kerjasama antar anggota kelompok agar berfikir kritis sehingga lebih mudah dalam mencari penyelesaian soal. Scramble mendorong peserta didik untuk belajar mengerjakan soal dan terlibat aktif karena mendorong pemahaman dan membentuk sikap disiplin.
Teknis pelaksanaan model pembelajaran Scrambell  Lapisan Bumi adalah guru membagikan lembar kerja berupa lembar soal dan lembar jawab yang diacak susunannya. Scramble pada materi Lapisan Bumi di klas VIIB SMP Negeri 1 Andong, Boyolali dibagi beberapa kelompok. Tiap kelompok terdiri empat peserta didik yang heterogen. Scramble sangat menarik karena di dalamnya terdapat unsur permainan yang merupakan latihan pengembangan dan peningkatan wawasan pemikiran kosakata. Pembelajaran dengan metode Scramble Lapisan Bumi akan lebih bervariasi sehingga peserta didik tidak merasa bosan dan jenuh. Sehingga istilah-istilah penting pada materi Lapisan Bumi akan lebih mudah diingat dan dihafal, karena peserta didik terlibat secara langsung untuk menemukan jawaban yang benar.
            Setelah peserta didik menyelesaikan jawaban Scramble Lapisan Bumi maka tiap kelompok secara bergantian menjawab soal dan menuliskan di papan tulis. Scramble Lapisan Bumi mampu pecahkan kesulitan belajar Lapisan Bumi karena peserta didik mampu berfikir kritis, bekerjasama, dan disiplin. Scramble Lapisan Bumi diharapkan meningkatkan hasil belajar materi Lapisan Bumi klas VIIB SMP Negeri 1 Andong, Boyolali.

Penulis :Febri Setiyasih Widayati, S.Pd., M.Pd.
Terbit di harian JatengPos pada 23 April 2019